<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Antarmedia Network Solution &#187; Linux</title>
	<atom:link href="http://blog.antarmedia.com/category/linux/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.antarmedia.com</link>
	<description>Re: Fresh &#38; Tafakkur (Berangkat Dari Kepedulian)</description>
	<lastBuildDate>Sat, 08 May 2010 18:20:16 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Samsung : Produk Smartphone dengan Linux Kernel</title>
		<link>http://blog.antarmedia.com/2009/08/28/samsung-produk-smartphone-dengan-linux-kernel/</link>
		<comments>http://blog.antarmedia.com/2009/08/28/samsung-produk-smartphone-dengan-linux-kernel/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2009 09:33:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Sekedar Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Linux Platform]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung Smartphone]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.antarmedia.com/?p=132</guid>
		<description><![CDATA[Satu lagi, raksasa industri elektronik &#8220;Samsung&#8221; asal Korea mengeluarkan produk telepon pintar &#8220;smartphone&#8221;. Mesin ini digenjot oleh sistem operasi open source &#8220;Linux&#8221; sebagai motornya. Tentunya ini merupakan menjadi pesaing bagi si raksasa telepon asal Finland, yang menggunakan Linux sebagai sistem operasi di produknya N900 Internet Table atau disebut juga Nokia Maemo.
Nah, apakah memungkin kita mengoprek [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Satu lagi, raksasa industri elektronik &#8220;Samsung&#8221; asal Korea mengeluarkan produk telepon pintar &#8220;smartphone&#8221;. Mesin ini digenjot oleh sistem operasi open source &#8220;Linux&#8221; sebagai motornya. Tentunya ini merupakan menjadi pesaing bagi si raksasa telepon asal Finland, yang menggunakan Linux sebagai sistem operasi di produknya N900 Internet Table atau disebut juga Nokia Maemo.</p>
<p>Nah, apakah memungkin kita mengoprek Linux on Mobile phone? Dikasih kesempatan kah? Upss&#8230; tapi belum beredar di pasaran. <img src='http://blog.antarmedia.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Links:</p>
<p><span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: #000000; font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"><span class="Apple-style-span" style="font-family: Tahoma; font-size: 12px; white-space: pre;"><a title="Samsung Mobile Phone - Linux-based OS" href="http://www.unwiredview.com/2009/08/27/samsung-confirms-its-linux-based-smartphone-os/">Samsung Mobile Phone : Linux-based OS</a></p>
<p></span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.antarmedia.com/2009/08/28/samsung-produk-smartphone-dengan-linux-kernel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seminar dan Pameran Linux di Surabaya</title>
		<link>http://blog.antarmedia.com/2008/09/09/seminar-dan-pameran-linux-di-surabaya/</link>
		<comments>http://blog.antarmedia.com/2008/09/09/seminar-dan-pameran-linux-di-surabaya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2008 14:21:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.antarmedia.com/?p=89</guid>
		<description><![CDATA[Seminar dan Pameran Linux di Surabaya (13/9/2008)	
SarangLinux.Com didukung InfoLINUX akan mengadakan seminar dan pameran Linux dalam rangka Ramadhan IT Fair 2008 di Surabaya, Sabtu 13 September 2008, pukul 14.00 &#8211; 19.00 WIB.
Acara bertema &#8220;Saatnya berhenti memakai software bajakan/ilegal dengan mengganti menggunakan software halal dan legal berbasis Linux&#8221; ini akan berlangsung di Intiland Tower (Wisma Dharmala) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seminar dan Pameran Linux di Surabaya (13/9/2008)	</p>
<p>SarangLinux.Com didukung InfoLINUX akan mengadakan seminar dan pameran Linux dalam rangka Ramadhan IT Fair 2008 di Surabaya, Sabtu 13 September 2008, pukul 14.00 &#8211; 19.00 WIB.<br />
Acara bertema &#8220;Saatnya berhenti memakai software bajakan/ilegal dengan mengganti menggunakan software halal dan legal berbasis Linux&#8221; ini akan berlangsung di Intiland Tower (Wisma Dharmala) lantai 3, dengan pembicara Rusmanto dari InfoLINUX.<br />
Klik Detail&#8230; untuk info lebih lengkap. </p>
<p><script type="text/javascript"><!--
google_ad_client = "pub-3161797797170834";
/* 468x15, created 9/9/08 */
google_ad_slot = "2794868878";
google_ad_width = 468;
google_ad_height = 15;
//-->
</script><br />
<script type="text/javascript"
src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js">
</script></p>
<p>Rusmanto akan mendemokan beberapa program penting untuk kebutuhan sehari-hari yang tidak haram untuk dicopy/digandakan, seperti distro Linux untuk menggantikan Windows, OpenOffice untuk menggantikan MS Office, Gimp untuk menggantikan Photoshop, program untuk pendidikan seperti KDE Edu (KStars, Kalzium, dll.), Gcompris, dan lain-lain.<br />
Pameran produk-produk inovasi software berbasis Linux yang akan ditampilan dalam acara ini antara lain:<br />
* Peningkatan kualitas computer generasi lama menjadi seperti server generasi baru dengan menerapkan teknologi LTSP.<br />
* Menjalankan program-program yang berjalan di windows untuk bisa di jalankan dilinux menggunakan Wine.<br />
* Indah dan Canggihnya User Interface berbasisi 3D di Linux menggunakan Compiz.<br />
* Demo Software pengolah Grafis yang sangat powerfull dan Free.<br />
* Penggunaan aplikasi office yang free/gratis bersama OpenOfiice (wordprocessing/presentasi/spreadsheet/dll).<br />
* Pengenalan mudahnya pemrograman visual di linux menggunakan GAMBAS.<br />
* Migrasi to Linux (Free/Gratis) bersama SarangLinux dan beberapa rekan-rekan Komunitas Linux di JawaTimur.<br />
* Konsultasi pembangunan sistem informasi berbasis linux (Free/Gratis) bersama REDPOWERSOFT.<br />
* Pameran dan bazar produk-produk aksesoris berbasis linux (topi,kaos,stiker,tas,mug,dll).</p>
<p>Alamat Panitia:<br />
SarangLinux, Jl. Imam Bonjol No.1A Surabaya<br />
Telp : 031-91085165</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.antarmedia.com/2008/09/09/seminar-dan-pameran-linux-di-surabaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penyusup Ancam Server Linux</title>
		<link>http://blog.antarmedia.com/2008/09/01/penyusup-ancam-server-linux/</link>
		<comments>http://blog.antarmedia.com/2008/09/01/penyusup-ancam-server-linux/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2008 15:55:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.antarmedia.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta &#8211; United States Computer Emergency Readiness Team (CERT), menyampaikan peringatan akan adanya program jahat yang menyerang server-server Linux di dunia. Serangan itu akan menyusupi komputer yang menjadi korban dengan program jahat bernama &#8216;Phalanx2&#8242;.
Phalanx adalah program jenis rootkit, yaitu yang mampu menyusup pada bagian terdalam sistem operasi sehingga tak terdeteksi oleh pengguna. Phalanx2 adalah versi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong> &#8211; United States Computer Emergency Readiness Team (CERT), menyampaikan peringatan akan adanya program jahat yang menyerang server-server Linux di dunia. Serangan itu akan menyusupi komputer yang menjadi korban dengan program jahat bernama &#8216;Phalanx2&#8242;.</p>
<p>Phalanx adalah program jenis rootkit, yaitu yang mampu menyusup pada bagian terdalam sistem operasi sehingga tak terdeteksi oleh pengguna. Phalanx2 adalah versi terbaru program jahat itu yang mencakup kemampuan mencuri SSH (Secure Shell) Key.</p>
<p>Seperti namanya, SSH Key merupakan &#8216;kunci&#8217; yang digunakan untuk membuka koneksi aman antar komputer. Jika kunci itu berhasil dicuri oleh pihak jahat &#8211;dalam hal ini Phalanx2&#8211; maka penyusupan ke komputer akan mudah dilakukan.</p>
<p>Parahnya lagi, seperti dikutip <strong>detikINET</strong> dari TheRegister, Rabu (27/8/2008), sistem yang &#8216;kunci&#8217;-nya tercuri berpotensi menyerahkan kunci ke sistem lain. Sehingga dikhawatirkan serangan Phalanx2 ini akan bersifat bagai serangan virus.</p>
<p>Salah satu cara mendeteksi Phalanx2, seperti disampaikan CERT, adalah jika terdapat direktori &#8220;/etc/khubd.p2/&#8221; pada sistem. Direktori itu bisa diakses lewat perintah &#8216;cd&#8217; tapi tidak akan muncul melalui perintah &#8216;ls&#8217;. CERT juga meminta administrator untuk memperkuat password atau passphrase mereka.</p>
<p>sumber detik[dot]com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.antarmedia.com/2008/09/01/penyusup-ancam-server-linux/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Demi Atom, Intel Caplok Pengembang Linux Mobile</title>
		<link>http://blog.antarmedia.com/2008/09/01/demi-atom-intel-caplok-pengembang-linux-mobile/</link>
		<comments>http://blog.antarmedia.com/2008/09/01/demi-atom-intel-caplok-pengembang-linux-mobile/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2008 15:53:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.antarmedia.com/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta &#8211; 	Raksasa chipset, Intel Corporation, tengah getol mengembangkan prosesor Atom. Untuk memuluskan proyeknya ini, Intel sampai mencaplok sebuah perusahaan pengembang Linux mobile.
Perusahaan yang diakuisisi Intel ini adalah Opened Hand, yang berbasis di London. Dikutip detikINET dari CNet, Senin (1/9/2008), Opened Hand akan berpartisipasi dalam komunitas Moblin Software Platform, yang mengembangkan software Linux untuk prosesor [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong> &#8211; 	Raksasa<em> chipset</em>, Intel Corporation, tengah getol mengembangkan prosesor Atom. Untuk memuluskan proyeknya ini, Intel sampai mencaplok sebuah perusahaan pengembang Linux <em>mobile.</em></p>
<p>Perusahaan yang diakuisisi Intel ini adalah Opened Hand, yang berbasis di London. Dikutip <strong>detikINET </strong>dari CNet, Senin (1/9/2008), Opened Hand akan berpartisipasi dalam komunitas Moblin Software Platform, yang mengembangkan software Linux untuk prosesor Atom Intel. Software ini akan digunakan untuk menyokong netbook rendah energi dan perangkat internet <em>mobile</em>.</p>
<p>Nantinya, Intel akan terus mendukung eksitensi proyek Opened Hand, termasuk software Clutter yang digunakan untuk mengembangkan GUI(Graphical User Interface), dan software untuk X Window System. Proyek-proyek ini akan digarap dalam proyek Moblin.</p>
<p>Opened Hand yang telah memiliki sederet klien, seperti Nokia Internet tablets, One Laptop Per Child, Openmoko dan Vernier akan bergabung dengan Intel Open Source Technology Center.</p>
<p>sumber detik[dot]com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.antarmedia.com/2008/09/01/demi-atom-intel-caplok-pengembang-linux-mobile/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>4 Pertimbangan dalam Memilih Linux</title>
		<link>http://blog.antarmedia.com/2008/08/13/4-pertimbangan-dalam-memilih-linux/</link>
		<comments>http://blog.antarmedia.com/2008/08/13/4-pertimbangan-dalam-memilih-linux/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Aug 2008 02:25:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.antarmedia.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Dewasa ini, sistem operasi Linux makin jamak digunakan oleh berbagai kalangan, termasuk juga pebisnis. Bagi Anda yang ingin mengembangkan usaha misalnya, mengapa tidak mempertimbangkan memakai Linux sebagai sistem operasi komputer perusahaan?
Di samping menghemat biaya, fitur berikut aplikasi yang ada di Linux tidak kalah dengan sistem operasi lain yang beredar di pasaran. Khususnya bagi yang belum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dewasa ini, sistem operasi Linux makin jamak digunakan oleh berbagai kalangan, termasuk juga pebisnis. Bagi Anda yang ingin mengembangkan usaha misalnya, mengapa tidak mempertimbangkan memakai Linux sebagai sistem operasi komputer perusahaan?</p>
<p>Di samping menghemat biaya, fitur berikut aplikasi yang ada di Linux tidak kalah dengan sistem operasi lain yang beredar di pasaran. Khususnya bagi yang belum terlalu mengenal Linux, panduan berikut ini mungkin berguna saat akan memilih Linux, seperti dikutip detikINET dari PCWorld, Selasa (17/7/2008).</p>
<p>1. Mengapa Memilih Linux?</p>
<p>Setiap distro Linux tersedia gratis bagi yang menginginkannya. Anda bisa menginstalnya di sebanyak mungkin komputer secara cuma-cuma. Sebagai tambahannya, sistem operasi Linux sudah mengandung banyak aplikasi penting.</p>
<p>Bagi Anda yang memerlukan software pengolah kata atau penghitung, sudah tersedia OpenOffice.org yang cukup bagus. Untuk mengutak atik gambar, ada aplikasi Gimp yang relatif mumpuni.</p>
<p>Beberapa aplikasi Windows, jika diperlukan, juga bisa dijalankan di Linux dengan utility bernama Wine. Aplikasi server di Linux misalnya Apache Web Server dan MySQL untuk database bisa pula diandalkan para pebisnis. Juga ada software networking Samba yang tak kalah bagus dibanding aplikasi sejenis yang berbayar. Dan tentu saja perlu diingat bahwa serangan virus amat sedikit menerpa Linux.</p>
<p>2. Memilih Distro Linux</p>
<p>Ada berbagai distro Linux yang beredar. Perbedaannya misalnya terletak pada kemudahan pemakaiannya dan fitur apa saja yang ada di dalamnya. Kebanyakan distro linux yang ada sekarang cukup mudah pengoperasiannya, misalnya Ubuntu atau Fedora.</p>
<p>Bagi pengguna pemula, distro Linux berukuran kecil seperti PuppyLinux bisa menjadi pilihan. Pendek kata tersedia banyak pilihan bagi Anda yang ingin mengadopsi Linux, apapun spesifikasi komputer Anda.</p>
<p>3. Bagaimana dengan Support?</p>
<p>Dukungan support untuk Linux memang biasanya berbayar namun relatif tidak mahal. Dewasa ini, banyak komunitas Linux bertebaran di mana-mana dan makin banyak programmer melek Linux serta buku-buku panduan. Anda bisa sewaktu-waktu mengandalkan mereka jika terjadi masalah ataupun berkonsultasi untuk memilih aplikasi yang sesuai.</p>
<p>4. Estimasi Biaya</p>
<p>Meski software Linux gratis dan hanya supportnya yang berbayar, jelas akan ada biaya misalnya untuk pelatihan karyawan agar mengerti Linux dan mungkin terhambatnya proses kerja pada masa awal karena masih banyak yang belum familiar dengan Linux. Namun jika diperhitungkan detail, penghematan ongkos perusahaan akan lebih besar dibanding biaya yang dikeluarkan.</p>
<p><em>sumber detik[dot]com </em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.antarmedia.com/2008/08/13/4-pertimbangan-dalam-memilih-linux/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blokir Peer2Peer Dengan Netfilter Layer7 di Ubuntu</title>
		<link>http://blog.antarmedia.com/2008/08/06/blokir-peer2peer-dengan-netfilter-layer7-di-ubuntu/</link>
		<comments>http://blog.antarmedia.com/2008/08/06/blokir-peer2peer-dengan-netfilter-layer7-di-ubuntu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 03:48:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Kernel]]></category>
		<category><![CDATA[Layer7]]></category>
		<category><![CDATA[Netfilter]]></category>
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.antarmedia.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya kesempatan juga untuk merasai Netfilter Layer7. Walaupun sempat gonta-ganti kernel source 2.6.25.4, iptables 1.3.8/1.4.1 &#8211; dan ketemu juga pasangan yang serasi antara kernel source 2.6.25 dengan iptables 1.4.1.1 dengan menancapkannya pada mesin sandbox &#8211; angkot &#8211; Ubuntu 7.10.
Mungkin sudah banyak referensi yang membahas cara instalasinya. Aku hanya menambahkan atau mungkin ada yang tersesat di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhirnya kesempatan juga untuk merasai Netfilter Layer7. Walaupun sempat gonta-ganti kernel source 2.6.25.4, iptables 1.3.8/1.4.1 &#8211; dan ketemu juga pasangan yang serasi antara kernel source 2.6.25 dengan iptables 1.4.1.1 dengan menancapkannya pada mesin sandbox &#8211; angkot &#8211; Ubuntu 7.10.</p>
<p>Mungkin sudah banyak referensi yang membahas cara instalasinya. Aku hanya menambahkan atau mungkin ada yang tersesat di sini dan mengambil mamfaatnya.<span id="more-25"></span><br />
Persiapan &amp; Persyaratan :<br />
1. Unduh Kernel 2.6.25<br />
2. Unduh Iptables 1.4.1.1<br />
3. Netfilter Layer 7<br />
4. Melengkapi kakas untuk melakukan konfigurasi kernel.</p>
<p>Seluruh paket yang telah diunduh diletakkan di folder /usr/src &#8211; atau letakkan di folder/partisi kerja Anda.</p>
<blockquote><p># tar xjvf linux-2.6.25.tar.bz2<br />
# tar xjvf iptables-1.4.1.1.tar.bz2<br />
# tar xzvf netfilter-layer7-v2.19.tar.gz<br />
# tar xzvf l7-protocols-2008-04-03.tar.gz</p></blockquote>
<p>Patching Kernel dengan L7-filter</p>
<blockquote><p># cd linux-2.6.25<br />
# patch -p1 &lt; ../netfilter-layer7-v2.19/kernel-2.6.25-layer7-2.19.patch</p></blockquote>
<p>patching file net/netfilter/Kconfig<br />
patching file net/netfilter/Makefile<br />
patching file net/netfilter/xt_layer7.c<br />
patching file net/netfilter/regexp/regexp.c<br />
patching file net/netfilter/regexp/regexp.h<br />
patching file net/netfilter/regexp/regmagic.h<br />
patching file net/netfilter/regexp/regsub.c<br />
patching file net/netfilter/nf_conntrack_core.c<br />
patching file net/netfilter/nf_conntrack_standalone.c<br />
patching file include/net/netfilter/nf_conntrack.h<br />
patching file include/linux/netfilter/xt_layer7.h</p>
<blockquote><p># make menuconfig</p></blockquote>
<p>Akan muncul menu windows, silahkan aktifkan l7-filter</p>
<p>Networking -&gt; Networking Options -&gt;Networking packet filtering framework (Netfilter) -&gt; Core Netfilter Configuration</p>
<blockquote><p># make-kpkg clean<br />
# make-kpkg &#8211;initrd &#8211;append-to-version=-layer7 kernel_image kernel_headers<br />
# cd ..<br />
# dpkg -i linux-image-2.6.25-layer7_2.6.25-layer7-10.00.Custom_i386.deb<br />
# dpkg -i linux-headers-2.6.25-layer7_2.6.25-layer7-10.00.Custom_i386.deb</p></blockquote>
<p>Setelah instalasi kernel selesai dilakukan, silahkan reboot dan gunakan kernel yang baru (layer7).</p>
<p>Patching Iptables<br />
Untuk menggunakan iptables yang terbaru, silahkan hapus terlebih dahulu iptables 1.3.8 (default)</p>
<blockquote><p># apt-get remove iptables<br />
# cd /usr/src/iptables-1.4.1.1<br />
# patch -p1 &lt; ../netfilter-layer7-v2.19/iptables-1.4.1.1-for-kernel-2.6.20forward-layer7-2.19.patch</p></blockquote>
<p>patching file extensions/.layer7-test<br />
patching file extensions/libxt_layer7.c<br />
patching file extensions/libxt_layer7.man</p>
<blockquote><p># chmod +x extensions/.layer7-test<br />
# ./configure &#8211;prefix=/usr &#8211;sbindir=/sbin &#8211;mandir=/usr/share/man &#8211;libdir=/lib &#8211;with-ksource=/usr/src/linux-2.6.25/<br />
# make<br />
# make install</p>
<p># cd /usr/src/l7-protocols-2008-04-23<br />
# make install</p></blockquote>
<p>Bermain-main dengan hasil kerjaan.</p>
<blockquote><p># iptables -A OUTPUT -m layer7 &#8211;l7proto yahoo -j DROP<br />
# iptables -A OUTPUT -m layer7 &#8211;l7proto msnmessenger -j DROP<br />
# iptables -A OUTPUT -m layer7 &#8211;l7proto edonkey -j DROP</p></blockquote>
<p>Perintah diatas saya lakukan di mesin sandbox, apabila ingin menghadang paket yang dilalui mesin gateway dapat menggunakan FORWARD.</p>
<p>* Patching yang dilakukan tidak muncul kesalahan/failed atau hunk#<br />
* Silahkan jalan-jalan ke folder /etc/l7-protocols untuk melihat aplikasi apa saja yang didukung untuk diblokir. Mau mengganggu kenyamanan bermain-main dengan p2p, bisa dilirik ne l7-filter!</p>
<p>Referensi:<br />
*http://l7-filter.sourceforge.net/<br />
* http://www.howtoforge.com/kernel_compilation_ubuntu_p2<br />
* http://unixcriminal.blogspot.com/2008/05/linux-router-with-patched-kernel.html</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.antarmedia.com/2008/08/06/blokir-peer2peer-dengan-netfilter-layer7-di-ubuntu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PING: Backup &amp; Restore Image Tools</title>
		<link>http://blog.antarmedia.com/2008/06/23/ping-backup-restore-image-tools/</link>
		<comments>http://blog.antarmedia.com/2008/06/23/ping-backup-restore-image-tools/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2008 10:54:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.antarmedia.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[

Waktu masih kerja di warnet, salah satu aplikasi yang sangat membantu untuk menginstal sistem operasi di beberapa komputer dengan spesifikasi yang sama dengan menggunakan Norton Ghost. Aplikasi yang mampu menyimpan informasi sistem operasi &#38; aplikasi yang digunakan dalam bentuk image dan me-restore-nya. Hal ini tentunya sangat membantu teknisi yang berkutat mengurusi puluhan bahkan ratusan komputer.
Kegunaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="entry">
<div class="snap_preview">
<p>Waktu masih kerja di warnet, salah satu aplikasi yang sangat membantu untuk menginstal sistem operasi di beberapa komputer dengan spesifikasi yang sama dengan menggunakan Norton Ghost. Aplikasi yang mampu menyimpan informasi sistem operasi &amp; aplikasi yang digunakan dalam bentuk image dan me-restore-nya. Hal ini tentunya sangat membantu teknisi yang berkutat mengurusi puluhan bahkan ratusan komputer.</p>
<p>Kegunaan aplikasi sejenis dengan ini cukup banyak di pasaran, baik yang berbayar maupun gratisan. Kali ini aku mengajak Anda untuk menjajal <a title="Partimage Is Not Ghost" href="http://ping.windowsdream.com/">PING (Partimage Is Not Ghost) </a>- Totally free!.<br />
Fitur standar yang ditawarkan si PING sebagai berikut &#8211; copy &amp; paste:</p>
<ul>
<li>Probably the best available Linux toolbox for rescueing a system;</li>
<li>Backup and Restore partitions or files to a MS Network Shared directory;</li>
<li>Backup and Restore the BIOS data as well;</li>
<li>Either burn a bootable CD / DVD, either integrate within a PXE / RIS environment;</li>
<li>Possibility to Blank local admin’s password;</li>
<li>Create your own restoration bootable DVD (see the <a href="http://ping.windowsdream.com/ping/howto-2.01.html">Howto Documentation</a>);</li>
<li>Partition and Format a disk before installing Windows (so to make sure your unattended Windows installation will happen on the right partition);</li>
</ul>
<p>Fitur diatas terbungkus dengan bantuan <a title="Linux From Scratch (LFS)" href="http://www.linuxfromscratch.org/">Linux From Scratch</a>, dengan jumlah data tidak lebih dari 20MB. Karena sifatnya yang live-cd, artinya tidak perlu melakukan instalasi sistem ke hard disk &#8211; tapi sudah bisa dijalankan dengan menikmati fitur-fitur yang ada.</p>
<p>Kebetulan salah satu server yang aku tangani tidak menggunakan RAID, sehingga membutuhkan waktu panjang untuk menyiapkan sistem go-alive apabila terjadi kegagalan hard disk. Ngak kebayang ‘kan? Mari silahkan bayangkan, begadang satu hari satu malam &amp; paginya ngak sempat pulang ke rumah &#8211; alias dilanjut kerja di hari berikutnya. Mau jadi apa? Ah that was my past.</p>
<p>Penggunaan PING cukup mudah, baik dalam hal mem-backup maupun me-restore. Sedikit hal yang mungkin bisa memudahkan Anda ketika menggunakannya, yaitu:</p>
<p>1. Siapkan hardisk backup/restore minimal dengan kapasitas yang sama dengan hard disk yang online.</p>
<p>2. Apabila melakukan backup image, hard disknya bisa dipasangkan menjadi slave position</p>
<p>3. Hard disk IDE dikenal dengan /dev/hdX, sedangkan hard disk SATA dikenal dengan /dev/sdX, apabila tidak yakin catatlah , misalnya /dev/sda1 -&gt; Partisi System : 20 GB; /dev/sda5 -&gt; Partisi Aplikasi : 50 GB. Serta tipe file system (FAT32/NTFS)</p>
<p>4. Untuk proses restore, langkah diatas dibutuhkan untuk menyiapkan pembagian partisi, silahkan melihat rujukan penggunaan<a title="Partisi di Linux dengan FDISK" href="../2008/03/27/fdisk-partisi-hardisk-anda-di-linux/"> fdisk</a> oleh Bang Adhie Ismet.</p>
<p>PING memberikan kemudahan dengan wizard-nya, namun apabila Anda ingin menggunakan cli, silahkan saja. Seperti ini:</p>
<blockquote><p># partimage -z1 -d save /dev/sda1 /dev/sda1 /mnt/dos/Image/sda1.000</p>
<p># partimage -z1 -d save /dev/sda5 /dev/sda1 /mnt/dos/Image/sda5.000</p></blockquote>
<p>Perintah diatas, akan melakukan proses backup, dan mengkompresnya gzip.</p>
<blockquote><p># partimage restore  /dev/sda1 /mnt/dos/Image/sda1.000</p>
<p># partimage restore  /dev/sda5 /mnt/dos/Image/sda5.000</p></blockquote>
<p>Perintah diatas, akan merestore image menjadi 2 (dua) partisi yang ada.</p>
<p>Sekali lagi saran saya akan lebih mudah, apabila Anda menggunakan wizard-nya.</p>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.antarmedia.com/2008/06/23/ping-backup-restore-image-tools/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Remote Login SSH Tanpa Password</title>
		<link>http://blog.antarmedia.com/2008/06/20/22/</link>
		<comments>http://blog.antarmedia.com/2008/06/20/22/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2008 08:49:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.antarmedia.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Password atau kata kunci mungkin tidak asing bagi pengguna komputer, membuat kombinasi yang kompleks merupakan salah satu langkah agar tidak mudah ditebak oleh orang orang lain/manusia maupun sistem/aplikasi serangan penebak kata kunci secara otomatis. Dan sangat disarankan lagi untuk menggantinya secara teratur ditambah password mudah diketikkan tanpa harus melihat keyboard guna menghindari &#8217;seseorang&#8217; yang coba-coba [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Password atau kata kunci mungkin tidak asing bagi pengguna komputer, membuat kombinasi yang kompleks merupakan salah satu langkah agar tidak mudah ditebak oleh orang orang lain/manusia maupun sistem/aplikasi serangan penebak kata kunci secara otomatis. Dan sangat disarankan lagi untuk menggantinya secara teratur ditambah password mudah diketikkan tanpa harus melihat keyboard guna menghindari &#8217;seseorang&#8217; yang coba-coba mencatat/melihat papan ketik. Ngak kebayang bukan? Password harus kompleks, diketikkan secara cepat, diganti secara teratur. Mau tahu lagi?<span id="more-22"></span></p>
<p>Wah, kadang-kadang keamanan itu sedikit mengernyitkan dahi untuk mengingat semua password yang berbeda di setiap server yang ada. Ups, saya sedang membicarakan server-server Linux. Jadi pembatasannya sudah jelas! Baiklah, semua server sudah diinstall ssh-server (openssh-server) dan bisa memberi izin untuk menggunakan layanannya dengan user &amp; password yang valid. Tentunya bagi pekerja remote sudah mengetahuinya, jikalau mesin Anda belum memberikan izin, begini caranya:</p>
<blockquote><p>$ sudo iptables -I INPUT -s $IP_BOLEH -d $IP_SERVER -j ACCEPT</p></blockquote>
<p>Asumsi, kita memilki 1 pc/laptop/account yang digunakan sebagai komputer yang dipercaya sebagai titik akses ke server. Karena itu, sangat disarankan laptop dengan accountnya dijaga kerahasiaannya. Karena apabila mereka bisa mengaksesnya &amp; mengetahui server-server Anda, tentunya mereka bisa mengaksesnya juga. Dan please disable to use it in superuser/root mode.</p>
<p>Adapun caranya sebagai berikut:</p>
<p><strong>1. Generate key, pada account di laptop </strong></p>
<blockquote><p>muha@laptop:~$ <em>ssh-keygen</em></p>
<p>Generating public/private rsa key pair.<br />
Enter file in which to save the key (/home/muha/.ssh/id_rsa):<br />
Created directory &#8216;/home/muha/.ssh&#8217;.<br />
Enter passphrase (empty for no passphrase):<br />
Enter same passphrase again:<br />
Your identification has been saved in /home/muha/.ssh/id_rsa.<br />
Your public key has been saved in /home/muha/.ssh/id_rsa.pub.<br />
The key fingerprint is:<br />
e3:25:0d:5b:35:11:15:91:27:f4:5a:f7:10:96:09:1f muha@laptop<br />
muha@laptop:~$</p></blockquote>
<p><strong>2. Simpan berkas id_rsa.pub di server tujuan</strong></p>
<blockquote><p> muha@laptop:~$ <em>scp /home/muha/.ssh/id_rsa.pub muha@antarmedia.com:.ssh/authorized_keys</em></p></blockquote>
<p>($HOME_USER/.ssh/authorized_keys)</p>
<p>Setelah proses pemindahan berkas id_rsa.pub, silahkan login ke server tujuan tanpa menggunakan password lagi. Lakukan langkah (2) untuk server yang lainnya. Gampang bukan?</p>
<p>Silahkan melihat-lihat<br />
/etc/ssh/sshd_config</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.antarmedia.com/2008/06/20/22/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Solusi Murah &#8211; VPN Software dengan OpenVPN</title>
		<link>http://blog.antarmedia.com/2008/06/18/solusi-murah-vpn-software-dengan-openvpn/</link>
		<comments>http://blog.antarmedia.com/2008/06/18/solusi-murah-vpn-software-dengan-openvpn/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Jun 2008 10:02:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.antarmedia.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Bismillah,
Kenapa butuh VPN :
Q : Walaupun saya sedang berInternet ria di luar jaringan lokal kantor &#8211; saya ingin membuka aplikasi (CRM, ERP) maupun resources lokal. How?
A : Hmm, jaringan lokal virtual (VPN) ya?
VPN (Virtual Private Network), perpanjangan dari VPN sepertinya mewakili seperti apa fungsinya, adanya jalur khusus (tunnel) untuk mengamankan/mengirimkan data/informasi dengan menggunakan media jaringan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="content">Bismillah,</p>
<p>Kenapa butuh VPN :<br />
Q : Walaupun saya sedang berInternet ria di luar jaringan lokal kantor &#8211; saya ingin membuka aplikasi (CRM, ERP) maupun resources lokal. How?<br />
A : Hmm, jaringan lokal virtual (VPN) ya?</p>
<p>VPN (Virtual Private Network), perpanjangan dari VPN sepertinya mewakili seperti apa fungsinya, adanya jalur khusus (tunnel) untuk mengamankan/mengirimkan data/informasi dengan menggunakan media jaringan atau Internet. Dari perangkat lunak yang gratisan maupun sampai produk yang harganya cukup mahal yang sudah diembedded dengan perangkat keras, seperti Cisco, FortiNet dan lainnya menunjukkan teknologi ini benar-benar sampai sekarang dibutuhkan. Benar ngak sih? Baiklah.</p>
<p>OpenVPN salah satu perangkat lunak VPN berlisensi GNU/GPL, yang akan kita gunakan. Pemamfaatan pustaka (library) OpenSSL untuk mengengkripsi data yang ditransfer, dengan kata lain fitur cipher-cipher (SHA1+DES, 3DES, RC4, AES) OpenSSL lainnya bisa dimamfaatkan juga. Ups, silahkan cari info detil ya.<span id="more-21"></span></p>
<p>Shorewall, salah satu alat bantu untuk mengatur penseleksian keluar masuk paket, menggunakan iptables.</p>
<p>2. Instalasi Openvpn<br />
Distro linux yang digunakan (CentOS), shorewall, openssl berjalan OK</p>
<p>$ sudo yum -y install openssl openvpn<br />
{tunggu hingga 100 % komplit}</p>
<p>$ cp -r /usr/share/doc/openvpn/easy-rsa /etc/openvpn/<br />
$ cd /etc/openvpn/easy-rsa<br />
$ vim vars<br />
[sunting berkas vars, sesuaikan parameter]<code><br />
export D=`pwd`<br />
export KEY_CONFIG=$D/openssl.cnf<br />
export KEY=$D/keys<br />
export KEY_SIZE=1024<br />
export KEY_COUNTRY=ID<br />
export KEY_PROVINCE=NS<br />
export KEY_CITY=MEDAN<br />
export KEY_ORG="Antar Media Network"<br />
export KEY_EMAIL="deRegen@antarmedia.net"<br />
export KEY_OU="RnD"<br />
export KEY_COMMON="vpn.antarmedia.net"</code><br />
&#8212; end of file &#8212;</p>
<p>$ source ./vars<br />
$ ./build-ca<br />
$ ./build-key-server amnet<br />
$ ./build-key myclient1<br />
$ ./build-key myclient2<br />
$ ./build-dh</p>
<p>Setelah proses pembeharuan key selesai dilakukan, selanjutnya siapkan berkas konfigurasi yang dibutuhkan.</p>
<p>$ vim /etc/openvpn/amnet.conf<code><br />
port 1194<br />
dev tun<br />
local dev.antarmedia.com<br />
proto udp<br />
verb 5<br />
ca /etc/openvpn/easy-rsa/keys/ca.crt<br />
cert /etc/openvpn/easy-rsa/keys/amnet.crt<br />
key /etc/openvpn/easy-rsa/keys/amnet.key<br />
dh /etc/openvpn/easy-rsa/keys/dh1024.pem<br />
server 172.16.1.0 255.255.255.0<br />
persist-key<br />
persist-tun<br />
status /etc/openvpn/openvpn-status.log<br />
keepalive 10 120<br />
comp-lzo<br />
user nobody<br />
group nobody<br />
max-clients 10<br />
cipher AES-128-CBC</code><br />
&#8212; end of file &#8212;</p>
<p>$ chown -R nobody:nobody /etc/openvn/<br />
$ chwon nobody:nobody /etc/openvpn/openvpn-status.log</p>
<p>3. Shorewall Konfigurasi<br />
$ vim /etc/shorewall/zones<code><br />
vpn ipv4</code></p>
<p>$ vim /etc/shorewall/rules<code><br />
ACCEPT loc $FW udp 1194<br />
ACCEPT net $FW udp 1194<br />
ACCEPT vpn loc   tcp 25,80,110,3128<br />
REDIRECT vpn 3128 tcp www  -  !172.16.1.0/24</code></p>
<p>$ vim /etc/shorewall/tunnels<code><br />
openvpnserver:1194 net 0.0.0.0/0</code></p>
<p>$ vim /etc/shorewall/masq<code><br />
eth0 tun0 72.232.21.251</code></p>
<p>Catatan:<br />
Generate key untuk client sebaiknya dibeda-bedakan, hal ini juga akan menghasilkan pengalokasian ip yang berbeda. Client dapat menggunakan OpenVPN GUI (http://openvpn.se)</p>
<p>Berkas konfigurasi OpenVPN pada lingkungan Windows XP Profesional SP 2 diletakkan (C:/Program Files/OpenVPN/config/myclient1.ovpn)<br />
<code><br />
client<br />
dev tun<br />
proto udp<br />
remote dev.antarmedia.com 1194<br />
resolv-retry infinite<br />
nobind<br />
persist-key<br />
persist-tun<br />
pull<br />
ca ca.crt<br />
cert myclient1.crt<br />
key myclient1.key<br />
comp-lzo<br />
verb4<br />
cipher AES-128-CBC</code><br />
&#8212; end of file &#8212;</p>
<p>Clients yang terhubung melalui terowongan vpn, tetap bisa mengakses situs dan termonitor dalam berkas squid.log. Openvpn diinstall di mesin yang berfungsi sebagai firewall juga.</p>
<p>Referensi:</p>
<p>http://shorewall.net</p>
<p>http://openvpn.net</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.antarmedia.com/2008/06/18/solusi-murah-vpn-software-dengan-openvpn/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>fdisk Partisi Hardisk anda di Linux</title>
		<link>http://blog.antarmedia.com/2008/03/27/fdisk-partisi-hardisk-anda-di-linux/</link>
		<comments>http://blog.antarmedia.com/2008/03/27/fdisk-partisi-hardisk-anda-di-linux/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2008 02:21:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.antarmedia.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Nah kalo sekarang install Linux segampang Windows
Next, next finish..
tapi bagaimana jika suatu hari dihadapkan kepada masalah partisi secara manual.
Hmm, kira2 inilah yang saya hadapi 2 hari ini..
Alhamdulillah masih banyak orang yang mau berbagi ilmu, dan tentu saja ini ingin juga saya bagi.
fdisk
deff — partititon table manipulator for Linux
ada perintah dasar yang perlu diketahui a.l :
 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nah kalo sekarang install Linux segampang Windows</p>
<p>Next, next finish..</p>
<p>tapi bagaimana jika suatu hari dihadapkan kepada masalah partisi secara manual.</p>
<p>Hmm, kira2 inilah yang saya hadapi 2 hari ini..</p>
<p>Alhamdulillah masih banyak orang yang mau berbagi ilmu, dan tentu saja ini ingin juga saya bagi.</p>
<p><u>fdisk</u></p>
<p>deff — partititon table manipulator for Linux</p>
<p>ada perintah dasar yang perlu diketahui a.l :</p>
<p><tt><strong>   p</strong></tt> 	print the partition table</p>
<p><tt><strong>   n</strong></tt> 	create a new partition</p>
<p><tt><strong>   d</strong></tt>   delete a partition</p>
<p><tt><strong>   q</strong></tt> 	quit without saving changes<span id="more-72"></span></p>
<p><tt><strong>   w</strong></tt> 	write the new partition table and exit</p>
<p><span id="more-57"></span></p>
<p>ok saya mulai mencoba.</p>
<p>Saat ini saya punya 2 hardisk yang ingin saya partisi mirip dengan hardisk pertama.</p>
<p><strong>langkah satu </strong></p>
<p><span id="more-15"></span>saya periksa model partisi hardisk 1</p>
<p>fdisk -l</p>
<pre><font><font color="#000000">Disk /dev/sda: 255 heads, 63 sectors,19457 cylinders</font></font><font><font color="#000000">
</font></font><font><font color="#000000">Units = cylinders of 16065 * 512 bytes</font></font><font><font color="#000000">

</font></font><font><font color="#000000">   Device Boot    Start       End    Blocks     Id  System</font></font>

<font><font color="#000000">
</font></font><font><font color="#000000">/dev/sda1   *         1       18966  152344363+ 83  Linux</font></font>

<font><font color="#000000">
</font></font><font><font color="#000000">/dev/sda2         18967       19457    3943957+ 82  Linux swap</font></font></pre>
<p>saya mulai mencatat nilai sda1 dan sda2 yakni cylinder start dan end nya</p>
<p>lalu</p>
<p><strong>Langkah kedua</strong></p>
<p><strong> </strong>fdisk /dev/sdb</p>
<pre><font><font><font><font color="#000000">Command (m for help): <tt><strong>n</strong></tt>
Command action
   e   extended
   p   primary partition (1-4)
<tt><strong>p</strong></tt>
Partition number (1-4): <tt><strong>1</strong></tt>
First cylinder (1-19457, default 1):</font></font></font></font></pre>
<p>nah disini saya beri nilai 1 untuk partisi satu atau sdb1</p>
<p>tentu saja nilai start dan end nya saya sesuaikan dengan sda1</p>
<p>langkah ini juga saya lakukan untuk sdb2 sesuai sda2</p>
<p><strong>Langkah ketiga</strong></p>
<p>saya ingin membuat sdb1 bootable</p>
<pre><font color="#000000">Command (m for help): <tt><strong>a</strong></tt>

Partition number (1-4): <tt><strong>1</strong></tt></font></pre>
<p>Lalu sdb2 ingin dibuat sebagai swap sama seperti sda2</p>
<pre><font><font color="#000000">Command (m for help): <tt><strong>t</strong></tt>

Partition number (1-4): <tt><strong>2</strong></tt>

Hex code (type L to list codes): <tt><strong>82</strong></tt>

Changed system type of partition 2 to 82 (Linux swap)

Command (m for help): <tt><strong>p</strong></tt></font></font></pre>
<p>selanjutnya saya ingin melihat yang telah saya lakukan apakah sudah benar dengan perintah</p>
<p><font><font><font><font color="#000000">Command (m for help): <tt><strong>p</strong></tt></font></font></font></font></p>
<pre><font><font><font><font><font><font><font><font color="#000000">Device Boot    Start       End    Blocks     Id  System
/dev/sda1   *         1       18966  152344363+ 83  Linux
/dev/sda2         18967       19457    3943957+ 82  Linux swap</font></font></font></font></font></font></font></font></pre>
<p>dan ternyata pas</p>
<p>lalu tinggal memberikan <strong>perintah terakhir yakni w</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.antarmedia.com/2008/03/27/fdisk-partisi-hardisk-anda-di-linux/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
