Sedikit klise mungkin, jika seseorang menyarankan “Backup lah data anda”. Namun seberapa positifkah kita merespon pernyataan ini. Atau lebih tepat seberapa faham kita akan urgensinya?
Backup sendiri mungkin lebih luas maknanya dari sekedar cadangan, yang juga berarti membuat, memiliki salinan yang terpisah dari aslinya.
File dalam hardisk computer sangat jarang mengalami gagal baca, namun jangan terlalu percaya diri! Resiko kerusakan data hanya mendatangkan penyesalan jika tidak diantisipasi sebelumnya.
Salah satu resiko yang populer saat ini adalah serangan VIRUS, yang kerap menimpa “master boot record” hardisk kita. Akibatnya utilitas Fdisk atau sejenisnya terganggu yang bias saja memaksa anda untuk kehilangan data berharga anda.
Selain itu kegagalan system operasi, atau kegagalan penginstalan software baru anda menyebabkan kesulitan dalam me recovery data anda.
Terlebih dengan tidak menguragi rasa hormat kami terhadap pejuang-pejuang penegak Republik Indonesia tercinta adalah beberapa kali kesempatan matinya arus listrik PLN.
Lantas seberapa penting backup data? Adalah seberapa besar kebutuhan anda terhadap PC dan data tersebut.
Bagaimana melakukan backup data?
Ada beragam cara melakukan backup data antara lain menggunakan beberapa media penyimpanan seperti :
- CD/DVD
- Tape Backup
- Hardisk external
- Flash disk
- Floppy disk
- Zip drive
Seberapa sering saya harus backup?
Untuk pengguna rumahan disarankan setiap bulan atau setiap minggu. Adapun untuk pengguna kantoran atau untuk pekerjaan penting dapat dilakukan secara periodic sesuai tingkat kebutuhan. (bisa per minggu, perhari atau per jam)
Data saya terlalu besar, saya tidak punya banyak waktu untuk menunggu backup selesai.
Untuk hal ini ada sedikit solusi yakni memanfaatkan software Synchronize. Yakni backup dilakukan hanya pada file-file yang terakhir kali diupdate.
Contoh software yang dapat didownload gratis adalah synctoy dan syncback.
Nasihat
Penempatan file yang terstruktur dan rapih berdasarkan category sangat disarankan dalam perawatan PC dan khususnya pada bahasan Backup.
Musibah dan cobaan adalah takdir, kita hanya berusaha melakukan yang terbaik yang kita bisa.
Semoga bermanfaat, saran kritik dan diskusi dibuka
Antarmedia Network






