Nah kalo sekarang install Linux segampang Windows
Next, next finish..
tapi bagaimana jika suatu hari dihadapkan kepada masalah partisi secara manual.
Hmm, kira2 inilah yang saya hadapi 2 hari ini..
Alhamdulillah masih banyak orang yang mau berbagi ilmu, dan tentu saja ini ingin juga saya bagi.
fdisk
deff — partititon table manipulator for Linux
ada perintah dasar yang perlu diketahui a.l :
p print the partition table
n create a new partition
d delete a partition
q quit without saving changes
w write the new partition table and exit
ok saya mulai mencoba.
Saat ini saya punya 2 hardisk yang ingin saya partisi mirip dengan hardisk pertama.
langkah satu
saya periksa model partisi hardisk 1
fdisk -l
Disk /dev/sda: 255 heads, 63 sectors,19457 cylinders Units = cylinders of 16065 * 512 bytes Device Boot Start End Blocks Id System /dev/sda1 * 1 18966 152344363+ 83 Linux /dev/sda2 18967 19457 3943957+ 82 Linux swap
saya mulai mencatat nilai sda1 dan sda2 yakni cylinder start dan end nya
lalu
Langkah kedua
fdisk /dev/sdb
Command (m for help): n Command action e extended p primary partition (1-4) p Partition number (1-4): 1 First cylinder (1-19457, default 1):
nah disini saya beri nilai 1 untuk partisi satu atau sdb1
tentu saja nilai start dan end nya saya sesuaikan dengan sda1
langkah ini juga saya lakukan untuk sdb2 sesuai sda2
Langkah ketiga
saya ingin membuat sdb1 bootable
Command (m for help): a Partition number (1-4): 1
Lalu sdb2 ingin dibuat sebagai swap sama seperti sda2
Command (m for help): t Partition number (1-4): 2 Hex code (type L to list codes): 82 Changed system type of partition 2 to 82 (Linux swap) Command (m for help): p
selanjutnya saya ingin melihat yang telah saya lakukan apakah sudah benar dengan perintah
Command (m for help): p
Device Boot Start End Blocks Id System /dev/sda1 * 1 18966 152344363+ 83 Linux /dev/sda2 18967 19457 3943957+ 82 Linux swap
dan ternyata pas
lalu tinggal memberikan perintah terakhir yakni w






